ini bukan sebuah cerita, tapi hanya sebuah curahan berbagi perasaan tentang kehiadiran sebuah sosok yang merubah hidup saya…
suatu saat terdengar suara lantang dari balik pintu. suara seorang anak saat itu baru berumur 10 bulan yang baru bisa tertawa. saat itu aku masih merasa canggung merasakan kehadiran dia, karena aku belum pernah mengenal dia tapi aku tetap merasakan ada sesuatu yang berbeda akan saat melihat bola mata yang begitu indah menatapku.
suatu saat pertama kali mengangkat dia di gendongan ku aku sebuah sensasi hidup yang belum pernah kurasakan sebelumnya seumur hidup ini. kupejamkan mata ini saat jari kecilnya mulai menyentuh wajahku. aku tak ingin terlihat mata ini berair oleh perasaan haru, bahagia dan kesedihan. karena merasa haruskah anak sekecil ini mengenal dunia tanpa ada sosok ayah di sisinya. wajahnya yang bersinar itu mulai selalu terbayang selalu dalam setiap langkah hidupku. apakah saya menemukan sebuah perasaan cinta baru? perasaan cinta seorang dewasa kepada anak? dia bukanlah darah dagingku sendiri, tp sejak saat itu saya merasa saya ingin melihat dia bahagia dan tak ingin melihat dia tersakiti. walaupun saya tahu akan banyak cobaan dalam perjalanan ini.
rasa sayang dari sebuah ketulusan yang saya rasakan dari senyum dan juga tatapan kecilnya membuat saya selalu mendapatkan sebuah kebahagiaan. saya pun memberanikan diri untuk mengambil resiko untuk bisa memberikan yang terbaik di bagi dia.
rasa sayang tersebut makin besar kala dia mulai bisa mengucapkan dan memanggil nama saya tanpa sebuah rasa untuk mengharapkan. tapi saya tahu panggilan itu tulus dari dalam hati.
tak mudah diterima itu yang saya harus hadapi, dengan semua persoalan sosial yang berkembang. namun saya mencoba bertahan dan terus bertabah untuk menghadapi ini semua. saya tak mau jadi sosok yang juga menjadi kenangan buruk bagi sebuah jiwa murni yang merupakan pemberian tuhan kepada tiap manusia dewasa. selama perjalanan itu saya mencoba memberikan banyak bekal sehingga apabila kelak kami harus berpisah akan dia tidak akan melihat saya sebagai sosok yang buruk dalam sejarah hidupnya.
saat dia sakit sayapun seperti merasa apa yang dirasakannya. saat dia menangis sayapun seperti merasa hati ini tersayat dan hanya mencoba membuat dia tenang. dan saya akan merasakan sedih yang sangat dalam apabila harus terpisahkan karena saya sudah merasakan besarnya kehadiran dia dalam hidup saya. sebuah rasa sayang seperti ayah kepada anaknya walaupun dia bukanlah ayah dia dalam darah. namun saya tidak peduli karena seumur hidup saya jika tuhan mengizinkan, saya akan selalu membanggakan dia sebagai seorang anak pertama dari saya dan menjadi penerus harapan bagi saya. semoga dia merasakan dan tahu arti sebuah pengorbanan tulus yang saya pernah berikan.
hidup saya tak sempurna, tapi kehadiran dia membuat saya merasa sempurna sebagai manusia. saat dia duduk bercanda dan tertawa di pangkuan saya adalah sebuah momen yang selalu teringat indah yang bisa kita bayangkan saat kita memulai pagi dan menutupnya di malam hari. selalu ingin dalam hati untuk bisa tiap malam menemani tidurnya, menceritakan sebuah dongeng dan menyanyikan sebuah lagu.
saya merasa tak ingin dipisahkan dari dia dan juga ibu yang sudah sangat hebat membesarkan dia. saat harus berpisah, saya benar-benar merasakan hati terpukul begitu keras dengan perasaan emosi yang tercampur didalamnya. saya bisa sedikit merasakan apa perasaan orang tua yang harus meninggalkan anaknya. namun saya tetap berharap tuhan selalu bisa membuat saya bersatu dengannya dan sedikit demi sedikit pintu itu mulai terbuka. saya ingin melihat dia tumbuh dewasa dan menjadi sosok laki-laki yang baik dan hebat. saya berharap dia bisa mendapatkan kebahagiaan dari saya sebagai sosok ayah yang sudah ikut membesarkan dia sejak belajar berjalan.
untuk cinta seperti ini tak ada balasan yang saya harapkan, semua tulus untuk kebahagiaan sebagaimana ketulusan hatinya sangat memanggil nama saya dan terkadang berkata dia adalah anak saya. membahagiakan, mengharukan dan membanggakan saat ada sosok yang dengan tulus menerima semua kebaikan dan pengorbanan yang telah kita berikan. jika ada umur dan kesempatan, saya selalu meminta izin dari yang kuasa untuk bisa selalu berkorban dengan darah dan keringat demi kebahagiaan dia. saya tidak ingin terpisahkan. dan janganlah ambil dia dari hidup saya. terkadang dia yang mampu memberikan sebuah inspirasi dan dorongan besar kepada saya untuk lebih bisa melakukan yang terbaik dari dalam diri saya.
waktu yang telah saya alami bersama dia dan ibunya adalah waktu yang terindah selama hidup saya. tak pernah bisa tergantikan oleh apapun di dunia ini. saya ingin selalu berbagi kebahagiaan dengan mereka berdua.
farrel dengarkan yoga yah, yoga sayang sepenuhnya pada kamu apapun yang terjadi. dan terima kasih untuk selalu tersenyum untuk setiap kedatanganmu ke yoga. yoga akan selalu berusaha dengan sepenuh hati untuk masa depan dan kebahagiaan kamu dan mommy. jangan buat mommy kamu bersedih yah… kamu selalu menjadi kebanggaan yoga selamanya…
sayang selalu pada kamu… farrel…
oga…
:’)
jika ada hadiah yang terbesar saya inginkan saat ini adalah diberikan kesempatan untuk benar-benar menjadi ayah yang baik bagi farrel dan juga suami yang penuh pengertian bagi ibunya… saya berdoa dan berusaha agar itu semua menjadi kenyataan… ini adalah sebuah cinta yang tulus dari dalam hati saya…